EMBUN PAGI
*Bukankah manusia harus bergumul di bumi dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?*
*Ayub 7;1*
Kita sering mendengar atau membaca kisah sukses orang-orang yang tadinya tidak punya apa-apa, tidak dipandang oleh banyak orang, tetapi mereka berjuang dengan gigih sehingga mencapai kesuksesan dalam hidup
Demikian juga kita membaca di Alkitab bagaimana para murid Tuhan berjuang untuk mengabarkan kabar baik keselamatan dengan segala resiko yang dialaminya dan kita tahu bahwa Injil diberitakan di seluruh dunia
Hidup ini adalah perjuangan, kita seringkali harus bergumul menghadapi kesulitan dan tantangan
Dalam proses kehidupan untuk menjadi lebih baik, kita perlu perjuangan, kerja keras, gigih dan tentu saja sebagai orang percaya, kita yakin bahwa Tuhan Yesus selalu menyertai kita dalam setiap jam kehidupan kita, kita mempunyai pengharapan yang tidak mengecewakan
Firman Tuhan berkata, _”Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya”_
Ayub menggambarkan bagaimana manusia itu seperti dipaksa berjuang, hidupnya berat seperti seorang upahan, setiap dari kita diperhadapkan dengan pergumulan demi pergumulan yang seringkali tidak ringan, untuk itu kita perlu kekuatan dari Tuhan
Nabi Yesaya berkata, _”Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah”_
Ketika kita berjalan bersama Tuhan, kita mendapat kekuatan baru, kita menjadi powerful, kita dimampukan melalui setiap kesulitan maupun masalah yang kita alami
Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita, Yesaya mengatakan sampai masa tua kita, Tuhan Yesus tetap sama, sampai masa putih rambut kita, Dia menggendong kita, Dia akan memberi kekuatan baru dan kemenangan demi kemenangan
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment