Friday, April 24, 2020

Seri Tokoh Alkitab : DAUD

Renungan Tunas Remaja Imanuel
Oleh : Kak Maria

Tema: Kunci Sukses
          (1Sam17:40-58)
Belajar dari Kehidupan  seorang tokoh Alkitab yaitu: DAUD
ayat pendukung:
Luk 12:35-48

Daud adalah seorang anak muda yang saat itu  sedang  mengalami  pertumbuhan  fisik seperti layaknya kita.



Suatu ketika  Daud maju berperang  menghadapi  Goliat, yang notabene seorang tentara filistin yang berbadan kekar dan sudah memiliki pengalaman dalam latihan perang. Tentu saja pertempuran ini tidak seimbang. Bayangkan, seorang penggembala dengan tubuh kecil menantang seorang tentara  berpostur tubuh besar! Namun siapa sangka kalo kemenangan ada pada seorang penggembala domba di padang? Sebaliknya, tentara Goliat yang gagah perkasa terkapar di tanah. Mungkin Daud tidak pernah membayangkan kalo ia akhirnya menjadi seorang terhormat di sepanjang zaman.
Apakah kunci sukses Daud? Sejak masih muda Daud telah menyerahkan hidupnya bagi Allah. "Ingatlah akan penciptamu pada masa mudamu! " karena masa muda merupakan masa potensial. Masa muda juga merupakan masa yang paling rawan bagi kuasa kegelapan  karena itu perlu sekali untuk menyerahkan hidup kita bagi Allah.
KUNCI SUKSES
sobat muda, ingin sukses? Serahkan hidupmu dalam tangan Tuhan yang kuat! Masa muda adalah masa yang potensial,makanya harus di jalani dengan penuh kegigihan, bukan ogah-ogahan. Sebab kata orang lain nih, semakin umur bertambah akan semakin sulit untuk mengambil keputusan bijaksana. Lihatlah, Daud! Ia tidak pantang mundur berperang. Dengan senjata klasik, lima batu kecil dan sebuah ketapel, ia mampu mengalahkan musuh. Tanpa takut ia menghadapi Goliat seorang diri. Daud mampu mempraktekkan imannya dalam hidupnya. Sobat muda, ketahuilah bahwa Tuhan ingin memakai kita, seperti Daud yang telah di pakai demi kemuliaan  Tuhan. Namun, Allah ingin ada penyerahan hidup di masa muda kita kepada Allah, karena kunci sukses hanya ada di tangan Tuhan yang kuat.

Siap Dikoreksi

Daud tidak takut bila hatinya terus dikoreksi dan diselidiki Tuhan sehingga dia sendiri mengundang Tuhan untuk melakukannya, "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;" Mazmur 139:23.

Kita harus menyadari bahwa mata Tuhan tak dapat dikelabui. Dia dapat melihat keberadaan hidup kita sampai ke relung-relung hati yang terdalam.

Jadi jangan menyembunyikan sesuatu dari Tuhan.




Tuhan memberkati Amin

5 comments: